KECERDASAN ANAK
MENGENAL KECERDASAN ANAK
Anak- anak merupakan penerus generasi bangsa, maka dari itu kita sebagai orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik, mengawasi, memberi contoh serta mengarahkan anak-anak kita. Untuk itu tidak ada salahnya kita mengetahui kecerdasan anak, sebab kecerdasan tiap anak berbeda-beda. Untuk memudahkan dalam mengetahui kecerasan anak, disini telah diulas mengenai macam kecerdasan anak-anak. Kecerdasan anak dapat dikelompokkan menjadi 9 bagian.
1. Linguistik-Verbal (kebahasaan)
- Anak ini menaruh minat pada orang yang berbicara dengannya di usia 3 bulan
- Hingga dia dapat berucap kata “ma..pa…” atau “num” pada usia 6 bulan
- Mampu mengikuti perintah sederhana pada usia 6 bulan
- Anak dapat mengucapakan minimal 200 perbendaharaan kata pada usia 6 bulan
- Menggunakan 2 kata kombinasi yang akan diucapkan
- Pada usia 4 tahun sudah mampu membuat kalimat
- Sudah mampu merangkai cerita pada saat usia 5 tahun
- Menyenangi kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan bahasa seperti membaca, membuat puisi, membuat karangan dan lain-lain.
-
2. Logis-Matematis
Kecerdasan ini terlihat dari ketertarikan anak tersebut dalam mengolah hal-hal yang berhubungan dengan matematika dan peristiwa ilmiah. Bedanya dengan kecerdasan lain, kecerdasan ini mempunyai suatu komponen khas, yakni sebagai kepekaan dan kemampuan untuk membedakan pola logika atau nomerik dan menangani rangkaian penalaran yang panjang.
3. Spasial-Visual
- Si anak sangat senang bermain dengan bentuk, ruang pasel dan balok
- Dia mampu menghafal sekali jalan yang dilewati
- Agak pendiam, tapi lebih aktif mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan abstraksi ruang seperti mencoret-coret, mewarnai, menyusun balok dan lain-lain.
-
4. Musikal
- Memiliki kepekaan terhadap suara, nada dan irama
- Bila ada musik anak terlihat sangat menikmati
- Gemar mendengarkan lagu serta musik
- Suka bernyanyi dan memiliki seara yang merdu serta mampu mengingat syair yang dengan baik
- Apabila sedang bersedih akan cepat riang kembali bila mendengarkan musik
-
5. Kinestetik Ragawi
- Terlihat tak bisa diam, selalu ingin melakukan sesuatu, bergerak aktif, hal ini bisa dilihat pada waktu masih bayi.
- Senang dengan kegiatan fisik seperti melompat-lompat, olahraga atau permainan fisik
- Sang anak merasa sangat perlu menyentuh obyek yang dirasa ia pelajari atau baru pertama kali dilihat
- Memiliki keterampilan tangan seperti merajut, membuat macam-macam entuk dari benda
- Senang bermain-main dengan tanah liat, malukis dengan tangan
- Suka membongkar pasang mainan yang ia miliki
6. Naturalis
- Sangat tertarik dengan berbagai kegiatan yang dilakukan diluar rumah
- Senang bermain di taman , kebun, serta senang bermain dengan binatang peliharaan (ayam, kucing, kelinci,anjing dan sebgainya)
- Menyenangi aktifitas berkemah
7. Interpersioanal
- Sang anak memilik rasa empati terhadap orang lain, seolah mengerti dan memahami perasaan orang lain
- Saat ada orang lain yang mau merampas hak nya, dia tahu apa yang harus dilakukan. Dia mampu mengemukakan kepentingan dan hak-hak nya tanpa merugikan orang lain. Selalu mengalah
- Mampu bekerja sama, di mengerti dan mengetahui man-mana yang menjadi tugasnya
- Mempunyai jiwa kepemimpinan yang membuat anak ini lihai dalam menyelesaikan masalah
- Mudah dalam bergaul, tidak pilih-pilih teman
-
8. Intrapersonal
Kecerdasan ini harus dibarengi dengan kecerdasan interpersonal. Sebab dalam kehiduan sehari-hari, misalkan dia memiliki kecerdasan intrapersonal berlebihan maka kesannya akan sulit untuk mengarahkan anak tersebut. Ini disebabkan mereka memiliki prinsip atau pendirian yang kuat. Dengan memiliki pendirian yang kokoh, anak ini terkesan egois dimata teman-temannya. Dia kurang bisa memahami perasaan orang lain, rasa empati pada orang lain dirasa kurang.
9. Eksistensia (Spiritual)
Anak yang mamiliki SQ yang menonjol adalah baik pada sesame dan rajin menjalankan ibadah. Ini terlihat saat ia berekreasi dengan sesama temannya dannlingkungannya. Ramah dan baik pada siapa pun, tak pernah membuka aib orang lain.
Dari kesembilan pengelompokan tingkat kecerdasan anak-anak ini semoga bisa menjadi pedoman dalam mengarahkan anak-anak serta bisa menjadi alat ukur dari kecerdasan anak-anak. Jadi mulai sekarang kenalilah anak-anak sedalam-dalamnya.
Anak- anak merupakan penerus generasi bangsa, maka dari itu kita sebagai orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik, mengawasi, memberi contoh serta mengarahkan anak-anak kita. Untuk itu tidak ada salahnya kita mengetahui kecerdasan anak, sebab kecerdasan tiap anak berbeda-beda. Untuk memudahkan dalam mengetahui kecerasan anak, disini telah diulas mengenai macam kecerdasan anak-anak. Kecerdasan anak dapat dikelompokkan menjadi 9 bagian.
1. Linguistik-Verbal (kebahasaan)
- Anak ini menaruh minat pada orang yang berbicara dengannya di usia 3 bulan
- Hingga dia dapat berucap kata “ma..pa…” atau “num” pada usia 6 bulan
- Mampu mengikuti perintah sederhana pada usia 6 bulan
- Anak dapat mengucapakan minimal 200 perbendaharaan kata pada usia 6 bulan
- Menggunakan 2 kata kombinasi yang akan diucapkan
- Pada usia 4 tahun sudah mampu membuat kalimat
- Sudah mampu merangkai cerita pada saat usia 5 tahun
- Menyenangi kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan bahasa seperti membaca, membuat puisi, membuat karangan dan lain-lain.
-
2. Logis-Matematis
Kecerdasan ini terlihat dari ketertarikan anak tersebut dalam mengolah hal-hal yang berhubungan dengan matematika dan peristiwa ilmiah. Bedanya dengan kecerdasan lain, kecerdasan ini mempunyai suatu komponen khas, yakni sebagai kepekaan dan kemampuan untuk membedakan pola logika atau nomerik dan menangani rangkaian penalaran yang panjang.
3. Spasial-Visual
- Si anak sangat senang bermain dengan bentuk, ruang pasel dan balok
- Dia mampu menghafal sekali jalan yang dilewati
- Agak pendiam, tapi lebih aktif mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan abstraksi ruang seperti mencoret-coret, mewarnai, menyusun balok dan lain-lain.
-
4. Musikal
- Memiliki kepekaan terhadap suara, nada dan irama
- Bila ada musik anak terlihat sangat menikmati
- Gemar mendengarkan lagu serta musik
- Suka bernyanyi dan memiliki seara yang merdu serta mampu mengingat syair yang dengan baik
- Apabila sedang bersedih akan cepat riang kembali bila mendengarkan musik
-
5. Kinestetik Ragawi
- Terlihat tak bisa diam, selalu ingin melakukan sesuatu, bergerak aktif, hal ini bisa dilihat pada waktu masih bayi.
- Senang dengan kegiatan fisik seperti melompat-lompat, olahraga atau permainan fisik
- Sang anak merasa sangat perlu menyentuh obyek yang dirasa ia pelajari atau baru pertama kali dilihat
- Memiliki keterampilan tangan seperti merajut, membuat macam-macam entuk dari benda
- Senang bermain-main dengan tanah liat, malukis dengan tangan
- Suka membongkar pasang mainan yang ia miliki
6. Naturalis
- Sangat tertarik dengan berbagai kegiatan yang dilakukan diluar rumah
- Senang bermain di taman , kebun, serta senang bermain dengan binatang peliharaan (ayam, kucing, kelinci,anjing dan sebgainya)
- Menyenangi aktifitas berkemah
7. Interpersioanal
- Sang anak memilik rasa empati terhadap orang lain, seolah mengerti dan memahami perasaan orang lain
- Saat ada orang lain yang mau merampas hak nya, dia tahu apa yang harus dilakukan. Dia mampu mengemukakan kepentingan dan hak-hak nya tanpa merugikan orang lain. Selalu mengalah
- Mampu bekerja sama, di mengerti dan mengetahui man-mana yang menjadi tugasnya
- Mempunyai jiwa kepemimpinan yang membuat anak ini lihai dalam menyelesaikan masalah
- Mudah dalam bergaul, tidak pilih-pilih teman
-
8. Intrapersonal
Kecerdasan ini harus dibarengi dengan kecerdasan interpersonal. Sebab dalam kehiduan sehari-hari, misalkan dia memiliki kecerdasan intrapersonal berlebihan maka kesannya akan sulit untuk mengarahkan anak tersebut. Ini disebabkan mereka memiliki prinsip atau pendirian yang kuat. Dengan memiliki pendirian yang kokoh, anak ini terkesan egois dimata teman-temannya. Dia kurang bisa memahami perasaan orang lain, rasa empati pada orang lain dirasa kurang.
9. Eksistensia (Spiritual)
Anak yang mamiliki SQ yang menonjol adalah baik pada sesame dan rajin menjalankan ibadah. Ini terlihat saat ia berekreasi dengan sesama temannya dannlingkungannya. Ramah dan baik pada siapa pun, tak pernah membuka aib orang lain.
Dari kesembilan pengelompokan tingkat kecerdasan anak-anak ini semoga bisa menjadi pedoman dalam mengarahkan anak-anak serta bisa menjadi alat ukur dari kecerdasan anak-anak. Jadi mulai sekarang kenalilah anak-anak sedalam-dalamnya.
Label: KECERDASAN


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda